Yang Cuma Dirasakan Saat Belanja Offline (Next, Bikin Kangen)

Yang Cuma Dirasakan Saat Belanja Offline Zaman Old (Next, Bikin Kangen)

Kemudahan layanan dan pembelian barang via online memang menguntungkan penjual dan pembeli. Praktis, hemat waktu, dan tenaga menjadi senjata utama orang melakukan transaksi jualbeli dan menggaet pembeli dimanapun.

Dulu, market besar mendewakan penjualan offline dengan promosi cetak besar-besaran, dan kini mulai berangsur meredup beralih kepenjualan online, meski penjualan online tidak benar-benar menggantikan penjualan offline tapi ada hal penting dan greget yang hilang bila belanja offline lenyap dan benar-benar beralih ke jualbeli online.

Seni membeli bagi konsumen secara offline sebetulnya lebih menenangkan hati dan memantapkan pilihan karena barang yang kita beli dan pilih bisa kita sentuh langsung, dicoba langsung, melihat warna asli, kekuatan jahitan, seni membeli inilah yang tidak di dapat ketika membeli secara online. Pengamatan ane, hal lain yang greget yang tidak di dapat jualbeli secara online antara lain adalah:


Nggak ada lagi 1

Yang Cuma Dirasakan Saat Belanja Offline Zaman Old (Next, Bikin Kangen)

 Cinlok sesama pegawai. Yup kalau orang jawa bilang kating tresno jalaran soko kulino, karena sering bertemu jadinya cinlok deh sesama karyawan. Hal ini bisa terjadi karena pekerja berlainan jenis bertemu dalam keseharian otomatis sering bertemu dan saling mengenal lebih jauh dan merasa ada kecocokkan. Kalau sudah begini ya tinggal di resmikan saja deh ya.


Nggak ada lagi 2

Yang Cuma Dirasakan Saat Belanja Offline Zaman Old (Next, Bikin Kangen)

 Kalo tadi cinlok sesama karyawan yang ini justeru cinlok spg dan pelanggannya. Meski jarang terjadi tapi ada dan nyata kasus seperti ini. Bahkan mungkin dulu sekali memang pernah kenal sebagai teman sekelas atau mantan yang hilang akhirnya 'bersemi kembali' disebuah 'mall' secara kebetulan.


Nggak ada lagi 3

Yang Cuma Dirasakan Saat Belanja Offline Zaman Old (Next, Bikin Kangen)

Kasus tilep pembeli. Kasus tilep atau barang dicuri pembeli nakal dan nekat adalah hal yang juga terjadi di jualbeli offline. Entah bagaimana caranya sang pencuri begitu lihai dalam beraksi menyembunyikan barang curiannya. Kalau ketangkep diarak sepanjang mall deh, seru. Dulu sekali pernah ane lihat kejadian pencuri sepotong pakaian hanya memakai kolor dan diarak satpam disepanjang lorong mall dan di kalung bertuliskan "saya mencuri sepotong pakaian", sadis dan bikin jera. Atau seorang ibu mengaku hamil padahal saat digeledah isi perutnya berisi pakaian atau susu hasil curian, wew.


Nggak ada lagi 4

Yang Cuma Dirasakan Saat Belanja Offline Zaman Old (Next, Bikin Kangen)

Suara print mesin kasir. Tahukan bagaimana keras dan ciri khasnya suara printer injek, seperti tikus kejepit! Suara ini biasa kita dengar saat antri di depan kasir, apalagi saat antri panjang di kasir suara print kasir seperti gak pernah mau berhenti. Wkwkwk, meski kurang nyaman di dengar tapi suatu saat ini menjadi hal yang akan bikin kangen kita semua.


Nggak ada lagi 5

Yang Cuma Dirasakan Saat Belanja Offline Zaman Old (Next, Bikin Kangen)


Suara mc yang menggoda. Teringat masalalu sekitar tahun 2000an belanja di toko busana, apalagi week end atau menjelang masa liburan hari raya, semua pertokoan sibuk dan disertai kebisingan suara mc yang keluar dari corong speaker. Kata yang keluar dari speaker seolah-seolah saling berlomba, merayu calon pembeli agar mau datang ke toko atau memilih produk lain dengan suara yang menggoda dan rayuan diskon yang menawan. "5 menit lagi kami beri diskon 10%!", "Setelan dan jeans baru kami diskon untuk ibu yang berbaju merah!"; atau ada juga yang versi standar "Selamat datang dan selamat berbelanja" lalu diiringi suara musik sebagai latar yang kadang terlalu bising dan malah bikin suasana nggak nyaman. Sekarang hal ini terbilang sepi apalagi di pusat belanja menengah atas.


Nggak ada lagi 6

Yang Cuma Dirasakan Saat Belanja Offline Zaman Old (Next, Bikin Kangen)

Iring-iringan bubar karyawan. Yup, kalau toserba sekelas supermarket biasanya memiliki karyawan yang cukup banyak. Ketika pergantian shift pulang atau istirahat makan siang biasanya ada saja iring-iringan karyawan berseragam khas tokonya. Mereka sibuk dan kadang diselingi tawa dan canda bak anak sekolahan atau bubaran karyawan pabrik. Adakah suasana seperti ini terjadi di jualbeli online?


Nggak ada lagi 7

Yang Cuma Dirasakan Saat Belanja Offline Zaman Old (Next, Bikin Kangen)

Nenteng tas kresek khas swalayan. Dulu atau mungkin sekarang ini masih ya? Memiliki sebuah kantong kresek berlogokan atau nama toko swalayan tertentu serasa 'menaikkan gengsi' bagi yang menentengnya. Seolah-olah kita habis belanja di toko tersebut, padahal belum tentu juga karena tas itu sebenenarnya boleh dikasih teman atau saudara yang habis belanja, atau bahkan boleh nemu di jalan, hehe.


Nggak ada lagi 8

Yang Cuma Dirasakan Saat Belanja Offline Zaman Old (Next, Bikin Kangen)

Kasus anak hilang. Wah kalau ini hal yang paling epik dan seperti kisah drama yang tak kunjung usai. Kejadian anak hilang ketika swalayan lagi ramai-ramainya menjadi semakin kacau dan suasana pecah ketika ada teriakan "Anakku hilang!" atau tangisan histeris seorang ibu yang kebingungan mencari anaknya yang hilang. Petugas pun sibuk, pembeli lain dengan empati jadi ikut membantu mencari. Belum ketemu anaknya sang ibupun kian histeris bahkan ada yang pingsan dipelukkan pak satpam. "Emaaak! Huhuu.." Atau ada juga justeru kebalikan, tiba-tiba ada anak nangis histeris ditengah-tengah swalayan, memecah hiruk pikuk orang berlalu-lalang, entah emaknya ada dimana. Padahal ada juga yang sudah dicari kemana-mana, bikin pusing seantero swalayan eh.. si anak ternyata lagi asyik jongkok di belakang meja kasir sambil nonton kaki mulus mbak kasir yang caem. "Habis aku capek mak, sedari tadi ngikutin emak kesana-sini nggak dibeliin minum, jadi aku nunggu disini aja", kata si anak polos. Wkwk.


Nggak ada lagi 9

Yang Cuma Dirasakan Saat Belanja Offline Zaman Old (Next, Bikin Kangen)


Ada sapaan ramah spg di setiap gang dan sela-sela rak pakaian atau satpam yang sibuk mengintai dan mengawasi area tertentu. Yup, hal ini nggak akan ditemui juga bila belanja versi online. Meski sapaan spg kadang menggangu privasi kita saat memilih atau sekedar melihat-lihat tapi tujuan mereka sebenarnya ingin melayani, atau terkadang kita lagi sibuk memilih barang dari kejauhan kita seolah-olah 'seperti' diperhatikan satpam, atau malah si satpam mondar-mandir sibuk di sekitar kita, ada rasa ngggak nyaman sih sebenernya, tapi yah itulah tugas mereka, dan hal ini gak ada di versi online, kan?


Nggak ada lagi 10

Yang Cuma Dirasakan Saat Belanja Offline Zaman Old (Next, Bikin Kangen)

Pernah kah agan berbelanja dalam gelap. Suasana gelap ketika listrik padam biasanya pernah dialami saat belanja offline. Yang tadinya semua terlihat rapih dan terang tiba-tiba tak nampak oleh mata, dan kita serasa berada ditengah-tengah lautan pakaian yang tak terlihat. Sebuah momen yang takkan terjadi saat belanja online. Perasaan kalo udah gini rasanya ngeri-ngeri sedap, waspada dompet dan belanjaan, hehe.


Nggak ada lagi 11


Cerita seru dari para pekerja spg dan dialami juga oleh pembeli seperti lorong tertentu yang menjadi mistis dan menyimpan misteri. Pernah ada suatu cerita pembeli mengaku dilayani oleh spg berinisial A, padahal si A sudah meninggal beberapa waktu lalu karena terjatuh dari tangga mal dan meninggal ditempat atau lorong kamar ganti pakaian konsumen menurut spg seperti ada orang didalam, setelah ditengok satpam kosong tidak ada orang. Hiiii.


Nggak ada lagi 12

Yang Cuma Dirasakan Saat Belanja Offline Zaman Old (Next, Bikin Kangen)

Gang sempit dan rebutan ukuran. Haha, yang bikin males ke swalayan adalah ketika kita ingin harua memilih pakaian diantara gang-gang sempit display pakaian, kadang bersenggolan dengan pembeli lain, apalagi ketika suasana lagi ramai, memilih barang jadi makin berdesak-desakkan, campur keringat, dan yang bikin kesel sudah cocok apa yang kita pilih ternyata sudah keduluan orang lain didepan kita atau yangbkita mau tinggal yang di display aja. Tapi yah itulah 'seni belanja' secara offline, yang suatu saat justeru bikin kangen!


Nah dari duabelas hal diatas pasti banyak cerita seru lainnya yang memang tidak terjadi ketika jualbeli dilakukakan secara online. Meski terlihat 'kuno' dan merepotkan tapi hal diatas sangatlah berkesan dan pastinya akan membuat kangen suasana seperti ini. Ditengah kelesuan jualbeli offline saat ini, entah kapan lagi keseruan diatas akan kembali terjadi, dunia terus berputar, teknologi terus bergerak maju membuat semua lebih praktis dan meninggalkan hal yang ribet. Tapi sumpah hal diatas seru dan meninggalkan kesan mendalam bagi ane yang dulu pernah ikit merasakan hiruk pikuknya menjadi konsumen offline..


No comments