Tips Biar Nggak Jebmen Di Tempat Makan Baru

http://www.iskrim.com/2017/12/tips-biar-tidak-kecewa-di-tempat-makan-baru.html

Ini cerita pengalaman sewaktu weekend  bulan lalu, ketika ane dan temen-temen jalan kesuatu tempat hiburan malam masih diseputaran Jakarta. Setelah seseruan perut kami mulai terasa keroncongan, kamipun menyisir sepanjang jalan raya yang terkenal banyak pedagang kaki lima, tepat didepan mata kami melihat ada warung bakso-mie ayam yang terlihat ramai pembeli.

"Dah deh, kita keknya mampir disitu aja, Krim!" kata si Pur
"Gimana yang laen, keknya cocok nih anget-anget makan miayam-bakso" jawab ane
"Oke...oce ajalah, apalagi ada bossnya, haha!" kata yang lain
Nggak pakai lama kami ber limapun mencari meja yang kosong dan segera memesan makanan..
"Pak, saya mie ayam, kasih bakso yang banyakkan" kata Surya
"Gile lu Sur, porsi elo gede juga yah" kata ane
"Habis nguli lu, yah!" ledek Dodi
"Bisa aja lo, asal tau aja, mie-ayam, apalagi baksonya itu makanan favorite gwe" balas Surya
Sedang si Dicky saat itu hanya diem saja, konsen dengan komik yang baru aja dibeli.

Suasana ditempat ini terlihat ramai pembeli, ada juga yang sibuk dengan hidangannya masing-masing, tertawa-tawa, semakin lengkap kebisingan disini ketika suara raungan keluar dari tv yang saat itu sedang menayangkan acara MotoGp.

Sambil menunggu pesanan kami datang, ane mengamati suasana disini, terlihat ramai pembeli, beragam pula karakter dan sifat masing-masingnya. Pandangan mata ini sempat tertuju pada sepasang muda-mudi yang sedang dihampiri pelayan mie-ayam bakso. Terlihat si lelaki mengerutkan wajahnya, membayar lalu mengajak pasangannya pergi.

http://www.iskrim.com/2017/12/tips-biar-tidak-kecewa-di-tempat-makan-baru.html

Tak lama pesanan datang, lima buah porsi mie-ayam bakso yang terlihat begitu menggoda dikala cuaca dingin seperti ini. Nggak pakai lama kamipun segera menyantap hidangan masing-masing. "Kenapa Sur, ente tadi terlihat bersemangat mesen posi jumbo, kata ane" "Nggak tau deh, nih kok rasanya kurang mantep, secara anekan penggemar bakso, tapi ini rasanya kurang mantep" jawab Surya pelan. "Gimana yang lain, apa mersakan hal yang sama?" lanjutnya "Hm, ane mah kalau udah laper hajar aja" jawab Dicky.

Dan, tidak sampai 10 menitan kami selesai makan. "Kenapa nggak elo habisin daging ayamnya, Pur", "Ayamnya beda, kek tahu" jawabnya. Tiga keanehan selama ane mampir di warung bakso-miayam ini. Dan semakin aneh dan kaget setelah mengetahui seporsinya, "Berapa mas" "Pakai minum, nggak?" "Kebetulan nggak mas, kita udah bawa sendiri" "Totalnya 105000" "Mang seporsi baksonya berapa?" "Duapuluh, mas" "Yang ribu itu apa" "Tadi masnya ada yang pesen tambahan bakso" "Yawdah, kami bayar" kata ane. Kamipun keluar sambil mikir, kenapa tempat ini ramai betul yah padahal rasanya kurang enak. Mie-ayam bakso menurut ane rata-rata paling mahal ditempat seperti ini yah 20ribu sih, meski jarang ditemui harga segitu, tapi disini rasanya nggak sesuai dengan harga, kata ane. "Ini sih masih termasuk nggak sadis, bro, ente tahukan ada yang pernah sampai juta'an cuma untuk makan ikan bakar, sup iga di rumah makan" kata Dicky. Kamipun menga-aminkan dan segera meninggalkan tempat itu.

http://www.iskrim.com/2017/12/tips-biar-tidak-kecewa-di-tempat-makan-baru.html

Nah, pengalaman ini akhirnya ane ceritakan ketemen ane yang lain dan dia memberikan tips supaya nggak jebmen sewaktu makan ditempat makanan yang baru kita kunjungi, diantaranya adalah:


1. Tanya harga gak usah malu

Meski terlihat sedikit memalukan lebih baik menayakan harga seporsinya sebelum memesan. Ini bagus untuk menegah hal-hal yag tidak diinginkan, salh satunya kurang uangnya saat akan membayar dan menilai sendiri apakah pantas harga makanan di tempat tersebut, mahal kudu mikir, kemurahan kudu curiga, jangan-jangan pakai daging 'anu', hehe.


2. Jangan dulu minta porsi lebih

Namanya tempat makan baru, ada baiknya memilih menu standar aja dulu jangan gelap 'perut' nanti nyesel kalau ternyata tak seenak rasanya, kek pengalaman si Surya diatas tadi, minta porsi jumbo tapi akhirnya malah nggak dihabisin. "Nggak mantep rasanya", kata Surya pelan.


3. Mintalah Brosur Menu

Buat teman-teman yang udah terlanjur masuk dan duduk ada baiknya meminta menu makanan yang disertai harganya, penjual makanan yang nakal kadang suka mengambil kesempatan memberikan harga mahal kalau kita nggak kritis, biasanya ditempat-tempat hiburan sering terjadi. Kalaupun nggak ada borsur menu yang dilengkapi harganya lebih baik tanyakkan harga seporsinya, guna menghindari malu pesan dengan menu standar dulu, test rasa dulu, kalau enak dan pas dikantong baru deh bisa tambah.


4. Bawa tisu dan minuman favorite

Ada baiknya kalau pergi makan diluar kita membawa tissue dan minuman minimal botol mineral sendiri. Tujuanya adalah terkadang di warung makan suka tidak menyediakan tissue, nggak asyikkan kalau sehabis makan jejak saos masih nempel di mulut atau baju kita. Yang paling nggak enak yah tissue yang berbagi dengan sesama pembeli, kadang ane suka risih untuk mengambil tissue dimeja orang lain. Untuk minuman sendiri selain kita bawa terjaga kebersihan gunanya untuk mencegah kalau harga minuman di warung tersebut lebih mahal dari harga normal.


5. Jangan salah kostum

Nah, soal kostum teryata juga perlu oh diperhatikan, meski sepele mamakai pakaian yang nggak nyerap keringat bakal nggak bikin nyaman sewaktu makan di tempat yang sirkulasi udara atau tanpa ada pendingin ruangan yang buruk. Nah, tissue yang ente bawa bakal berguna untuk mengusap butir-butir keringat yang keluar.


6. Jangan norak

Nah, ini paling bikin ilfill, terkadang makan di warung aja ada yang terlihat lebay, berkesan salah tempat, agan pasti pernah lihat orang makan sangat berisik dengan suara obrolannya yang keras, suara sendok garpu yang beradu, dan terkahir marah-marah ke penjualnya karena mungkin ada ang kurang dari penyajiannya. Hal-hal gini yang tanpa sadar bikin malu dan merendahkan diri sendiri.


7. Cek Rasa

Kalo mie ayam dagingnya asli atau campuran Protena? Baksonya asli atau campur ayam atau ikan
Tips terakhir adalah jenis bakso sekarang bermacam-macam, tapi terbanyak searang banyak bakso yang dagingnya dicampr dengan daging ayam, padahal di tulisan kaca warungnya tertulis bakso daging sapi, alasannya klasik, untuk menekan harga modal penjualnya. Nah untuk mie ayam, biasanya penjual mencampur daging ayam dengan jamur atau protena, protena adalah semacam ampas tahu yang diolah menjadi seperti daging yang bisa dicacah untuk campuran daging mie ayam, harganyapun tak terlalu mahal. Ciri mengenali mie ayam menggunakan protena adalah tekstur daging terasa kesat dan serasa makan ampas tahu saat dikunyah.


Nah, itulah beberapa tips yang mungkin berguna buat man-temans, gan en sista disini. Terimakasih sudah mampir di webblognya www.iskrim.com, sampai jumpa ditulisan ane yang lain.



2 comments:

  1. di wrg mie ayam gw ada daftar harganya. gw tempel di dinding. kalau rass ya beda bedalah tiap org

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah boleh nih gan, berapa seporsinya hehe, jadi laver saya :D

      Delete