Demi Waktu, Sudah Berhargakah Bagimu?

Demi Waktu, Sudah Berhargakah Bagimu?

Manusia ditakdirkan tunduk dengan waktu, tidak percaya? Coba perhatikan bagaimana umat manusia dengan patuh mengikuti siang dan malam karena waktu. Waktu bagi manusia bagai benang harapan demi mencapai mimpi-mimpinya menjadi kenyataan yang tanpa sadar diperbudak oleh waktu.

Waktu, anugerah yang tak kasat mata tapi bisa dirasakan bersama keberadaannya bagi manusia dan alam sekitarnya. Waktu adalah sahabat yang paling setia, Waktu bukan sebuah legenda, bukan juga sebuah mitos, tapi waktu yang menentukan keputusan-keputusan penting bagi setiap manusia bahkan bagi peradaban manusia seutuhnya. Waktu hasil karya Tuhan yang berharga, waktu diberikan oleh Tuhan kepada manusia secara adil tanpa terkecuali tapi tergantung bagaimana kita menggunakannya dengan sebaik-baiknya atau dibiarkan menguap tanpa bekas yang berarti. Waktu adalah anugerah dan kesempurnaan di dalam roda kehidupan manusia, kalau tidak memanfaatkannya secara benar maka pincanglah waktu yang dimiliki olehnya, tidak ada keteraturan dalam hidupnya, tidak ada makna yang berarti baginya hingga tersadar usia tidak muda lagi atau bahkan ajal memangilnya. Waktu adalah jiwa-jiwa yang kosong atau lembaran kosong tergantung bagaimana kita akan mengisi garis hidup dan nasib hidupmu.
Demi-Waktu,-Sudah-Berhargakah-Bagimu


Lalu adakah jalan keluarnya, apa dan bagaimana bila hidup manusia keluar dari selimut waktu yang mengiringanya sepanjang hidupnya? Sepertinya tdk mudah karrna dunia ditakdirkan memiliki kekuatan baik dan jahat, dan keinginan duniawi, dan sayangnya waktu menjadi bagian dari keduannya. Jadi sepertinya mustahil kita bisa terbebas dari yang namanya waktu, manusia telah terkunci dengan namanya waktu, cara terbaik untuk terbebas dari waktu adalah dengan membalikkan keadaan, jadikanlah waktu sebagai tunggangan melakukan yang terbaik dalam hidupmu. Itulah kenapa Tuhan menciptakan sesempurnanya waktu, sebaik-baiknya waktu dengan keteraturan bagi manusia dan alam sekitarnya.


Allah SWT berfirman :

” Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal ” (Qs Ali Imran : 190)


"Kalau kau pernah dikalahkan oleh waktu, setidaknya kalah untuk menang bukan kalah yang sia-sia" -iskrim




No comments