Irlandia, Antara Legal Dan Melegalkan Wisata Kaum Naturist


Irlandia, sebagai negara yang menganut agama Katolik Roma hampir 84% rupanya memiliki kebijakan yang hampir sama dengan negara kebanyakkan, keterbukaan budaya yang terlalu vulgar di depan umum adalah dianggap ilegal.

Menurut Undang-Undang Perbaikan Kota (Irlandia) tahun 1854, orang Irlandia dilarang mengekspos diri secara tidak senonoh. Dan Undang-Undang Hukum Pidana yang telah diubah tahun 1935 mengkriminalisasi ketelanjangan di beberapa tempat jika orang tersebut bermaksud menyinggung atau menyebabkan skandal yang berakibat berurusan dengan hukum agama dan Undang Undang negara tersebut.



Meskipun begitu uniknya Irlandia belum lama ini justeru menyelenggarakan Kongres Naturist Internasional, dimana kongres ini menyelenggarakan pertemuan delegasi dari 30 negara yang akan membahas bagaimana mengatur dan mempromosikan kegiatan naturis di negara ini.

Irlandia, sebagai negara yang banyak memiliki pulau-pulau menjadi daya tarik wisata tersendiri, terutama bagi kaum nudis. Menurut Irish Naturist Association (INA) ada sekitar 23 pantai naturist tidak resmi di sepanjang garis pantai berbatu Irlandia. Untuk kedepan keputusan dari kongres ini diharapkan pemerintah mendukung dan menyediakan lokasi yang bersifat indoor juga seperti kolam renang dan sauna bagi kaum nudis.

Sebagai negara yang memiliki pemandangan yang menakjubkan diantara pulau-pulau Irlandia dengan melonggarkan kebijakkan ini diharapkan akan menambah pundi-pundi keuntungan bagi negaranya terutama dari para touris kaum nudist ini.
 
"Bisa dikatakan sepanjang tahun negara kami memiliki cuaca yang cukup bagus, suhu yang bagus di musim semi, musim panas bahkan saat musim penghujan di bulan September", kata Pat Gallagher, presiden Irish Naturist Association (INA) ini. "Selain itu para wisatawan nudis ini akan dengan mudah pergi ke Prancid dan Spanyol dalam paket liburannya, ini menjadi promosi yang luar biasa dan saling membantu demi suksesnya wisata lokal", lanjutnya. "Lihat saja, bahkan di musim dinginpun kaum nudis masih ada yang berminat untuk mencelupkan diri di perairan Irlandia yang terkenal dingin dan keruh".

Tapi indahnya kepulauan Irlandia  dan cuaca yang selalu bersahabat bukan satu-satunya tujuan wisatawan nudis ini karena turis wisatawan umum lebih banyak mendominasi dan memberikan devisa negara Irlandia ini. Dan para nudispun tidak dengan mudah diterima oleh budaya lokal, dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Irish Naturist Association (INA).
 
Rupanya budaya lokal memang tidak ramah terhadap aktivitas naturis. Irlandia adalah negara yang menganut Katolik dengan pandangan tradisional yang ketat, menjunjung tinggi kesopanan publik. Tapi kenyataan dilapangan aktifitas turis nudis di Irlandia perlahan-lahan di terima lingkungan sekitar, meski belum terlihat secara terang-terangan. "Sikap orang Irlandia terhadap naturisme di negara ini telah benar-benar berubah dalam 20 tahun terakhir," kata Gallagher. "Saat ini kami bisa sedikit lega karena lambat laun keberadaan kami bisa di terima lingkungan".

 Dan anehnya, sebenarnya pendukung utama yang menggelar Kongres Naturis Internasional ke Irlandia bukanlah Irish Naturist Association (INA), tapi justeru datang dari dewan pariwisata negara bagian - Failte, Ireland. "Mereka adalah orang-orang yang mendekati kita dengan gagasan tersebut dan mendorong kami untuk mengajukan tawaran untuk membawa konvensi di sini," kata Gallagher. "Mereka jelas melihat bahwa ada potensi untuk pariwisata, dan saya pikir lebih banyak naturis akan datang ke Irlandia untuk melakukan hal-hal seperti bermain golf, pergi bersepeda atau jalan-jalan jika kita menyediakan lebih banyak fasilitas."







No comments