Edan, Di Toko Ini Kamu Bisa Bertemu Mumi, Kepala Manusia Dan Barang Langka Lainnya


Umumnya yang namanya pertokoan biasanya hanya menjual barang-barang yang biasa dibutuhkan atau di konsumsi sehari-hari oleh manusia. Tapi kalau agan berkunjung ke Ye Olde Curiosity Shop pastinya akan mengernyitkan dahi sampai mungkin bergidik karena merasa ketakutan, bagaiaman nggak ketakutan lah wong yang di jual adalah barang super antik yang super langka.

Ye Olde Curiosity Shop, awal kali berdiri pada tahun 1899 di daerah pesisir pantai dan hanya menjual souvenir bertemakan pantai bagi kaum wisatawan. Ketika semua berubah karena perkembangan zaman, yang tadinya penduduk asli bekerja sebagai penebang kayu, pencari emas kini beralih profesi menjadi pekerja kantor. Melalu informasi dari mulut-kemulut pekerja inilah pada akhirnya Ye Olde Curiosity Shop secara berangsur dikenal luas dan ikut berubah secara koleksi bisnisnya semakin dilengkapi. Sisa-sisa peninggalan barang langka secara turun-temurun di simpan dan di rawat hingga ke lima generasi ini pun semakin lengkap, aneh dan unik. 


Dan pada akhirnya Ye Olde Curiosity Shop benar-benar di kenal oleh masyarakat luas, bahkan setiap tahunnya mencapai ratusan orang, dari yang hanya ingin melihat-lihat sampai benar-benar membeli. Koleksinya pun nggak main-main, mulai dari tengkorak walrus dengan tiga gading yang langka, tulang belakang ikan paus terbesar di dunia, hewn-hewan berkepala dua, berkaki empat, dan masih 1001 barang langka lainnya.


Diantara barang langka dan unik dan terbilang menyeramkan antara lain :


Artizan Military Band Organ

 Adalah sebuah alat musik era perang Dunia Pertama, dibuat oleh John Philip Sousa, sebagai "March King" Amerika nya Amerika dimana di masa itu beliau sangat populer bersama bandnya dan kemudian alat musik ini mulai di produksi dalam jumlah banyak oleh pabirk Artizan, Icl. Artizan Military Band Organ kondisinya saat ini masih cukup bagus dan terawat, cara memainkannya Agan tinggal mengetuk jari-jari kaki dan alat musik akan mengeluarkan efek suara yang sangat berciri khas.


Black Bart - The One-Armed Bandit
 
Adalah salah satu penjahat atau bandit yang terbilang sadis di masanya. Black Bart atau di kenal juga sebagai The One-Armed Bandit sangat sulit di tangkap dan menyusahkan banyak warga sekitar California Utara dan Oregon selatan selama tahun 1870-an dan 1880an dan merepotkan pemerintah pada saat itu. Pada akhirnya Black Bart atau The One-Armed Bandit ini berhasil di tangkap dengan tangan masih memegang senjata penuh dengan peluru. Namun setelahnya Black Bart diketahui bertobat dan berusaha menjadi warga negara yang baik dan santun.  Sebagai pengingat dibuatlah sebuah patung Black Bart yang usia pembuatannya sudah cukup tua.


Estrella

Sang peramal wanita melalui kartu tarot ini di era tahun 1912 sangatlah terkenal, Estrella adalah nama si wanita cantik ini. hanya dengan menyerahkan telapak tanganmu maka Estrella segera meramal nasib dan masa depanmu. Estrella dianggap salah satu dari sekian peramal berpengaruh hampir 30 tahun yang lalu dan di nobatkan oleh American Amusement Company di San Pedro, California. Patung buatannya ini terbuat sangat antik, bahkan pakaian, kalung emasnya, dan kartu-kartu tarotnyapun di duplikasi semirip mungkin dan di bingkai dalam sebuah bilik besar yang terbuat dari kayu eik tua.


Fleas in dresses

Adalah sebuah karya seni yang sudah terbilang punah, selama dua abad seni belukar dilengkapi pakaian katun yang halus ini berkembang di wilayah Guanajuato, Meksiko. Fleas in dresses juga dikenal sebagai Plugas Vestidas, boneka sangat mini ini di sbeut sebagai boneka kutu karena bentulnya terlalu kecil dari ukuran boneka pada umumnya, bahkan ukuran tingginya tak melebihi tinggi roti tawar saat ini. Seni boneka ini bisa di temui dan bisa di beli sampai akhir tahun 1930-an sebelum tradisi tersebut akhirnya pudah dan menjadi seni yang meghilang.


Four Legged Hen

Berangkat dari kisah sukses sang peternak ayam bernama Mr. S. Earl memiliki seekor ayam yang unik, ayam berkaki empat dan sempat berumur panjang. Si ayam ini semasa hidupnya tidak ada hal yang lain, semuanya normal kecuali ada tambahan dua kaki di belakang kaki utamanya. Sampai pada akhirnya setelah tujuh tahun hidup bersama sang peternak si ayampun mati karena kakinya terjerat di kawat kelambu di kandang tua yang rusak. Mr. S. Earl kemudian membawanya ke museum Walter Potter’s Museum of Curiosity in Cornwall (yang didirikan pada tahun 1860) dan si ayampun mendapatkan kehormatan dengan di awetkan.


Freak pig
Babi unik dan aneh ini juga menjadi koleksinya Ye Olde Curiosity Shop, dimana pada masa itu terjadi mal praktek demi memperoleh babi yang berkualitas dengan banyak memberi asupan protein bagi induknya, tapi yang terjadi malahan lahir babi abnormal yang memiliki kaki delapan buah kaki, tiga mata, tiga mulut, dua buah ekor, dua hidung. Praktek ini pada akhirnya di larang pemerintah, dan salah satu hewan babi yang berhasil di awetkan menjadi koleksi Ye Olde Curiosity Shop ini.


Shrunken Heads

 
 Sebuah kerajinan kepala yang terbuat dari kulit kera ini menjadi souvenir kepala yang langka. Shrunken Heads tiruan ini aslinya dibuat dari kepala asli manusia oleh suku Jivaro, suku Jivaro juga memiliki hobi unik yakni mengecilkan kepala korbannya atau mereka sebut dengan budaya Tsantsa dimana nanti kepala tersebut dijadikan jimat magis, suku Jivaro asal Amazon ini kehidupannya sangat misterius hingga abad 20. Dan Shrunken Heads tiruan inipun sempat di produksi sekitar tahun 1870-an, bahkan ada yang benar-benar dibuat dari kepala asli dari manusia juga, hingga rumah sakit sering kehilangan mayat tanpa kepala untuk dijadikan souvenir Shrunken Heads, dan pada akhirnya di larang oleh pemerintah setempat. Ye Olde Curiosity Shop kini memiliki tujuh koleksi kepala hasil dari sumbangan Heye yang terkenal di New York.


Putri Duyung
 Beberapa orang menyebutnya sebagai putri duyung tapi ada juga yang menyebutnya sebagai The Thing. Mahluk aneh ini di temukan tengah tergantung disebuah toko tua yang berdiri hampir satu abad lalu. Bentuknya sangatlah aneh, layaknya seekor putri duyung tapi dengan cakar memanjang yang kaku, kesan pertama bukanlah cantik laiknya seekor putri duyung tapi lebih kepada menyeramkan. Menurut sejarahnya mahluk ini di miliki oleh Daddy Standley dimana mahluk ini menurut pengakuannya di peroleh dari seorang nelayan bernama Smith yangberhasil menembaknya pada awal abad ke -20 di lepas pantai Duckabush, Washington. Dan menurut informasi mahluk kembarannya juga dimiliki oleh Cliff House di San Fransisco, Canada, dan museum Ripley's Believe It or Not!


Origami Dollars
 Pada tahun 1988 pemilik Ye Olde Curiosity Shop pergi ke sebuah pameran kerajinan tangan dan melihat kemeja tuksedo yang terbuat dari tujuh lembar uang kertas yang dilipat dengan cerdik. Mereka pikir itu mungkin merupakan tambahan yang menarik di toko itu, jadi mereka membelinya dan memasukkannya ke bawah meja kaca dari sebuah kotak etalase. Tanpa di sangka-sangka justeru benda tersebut justeru menarik perhatian orang lewat dan memberikan sumbangan untuk perawatan yang memang dianggap barang langka ini. Dan pada akhirnya sang pemilik toko pada sat itu memasang tarif sampai pada akhirnya pemilik toko mampu membeli apa saja yang dibutuhkan.


Sylvester
Sylvester adalah korban yang sengaja di bunuh secara perlahan dan dibiarkan mati mengering di padang pasir Arizona. Sylvester nama aslinya adalah John Wilkes Booth sang pembunuh Abraham Lincoln! Sylvester adalah seorang pemberontak Wild West yang dilepas di bukit pasir dan ditemukan oleh pengendara yang sedag melancong di tahun 1895. Mumi Sylvester kini menjadi barang antik dan menjadi barang pertunjukkan karnaval. Pernah suatu ketika team medis melakukan penelitian ilmiah dengan melakukan sinar-x dan melakukan ratusan ribu pemindaian MR dan CT Scan dimana hasilnya cukup mengejutkan, seluruh syaraf otak dan syaraf optik yang halus masih dalam keadaan baik. Menurut Jerry Conlogue tim peneliti ilmiah ini mengatakan bahwa mumi ini adalah mumi yang terbaik yang pernah di temui dan dipelajarinya.


 Sylvia

 Sylvia dikenal sebagai mumi kering bagai roti kering yang rapuh. Sylvia demikian nama mummy ini di sebut hidup di dataran tinggi Amerika Tengah pada abad 19. Sylvia menderita penyakit Tuberkulosis aneh di usianya mendekati 30 tahun. Seluruh tubuhnya mengering dengan sendirinya secara alami, meski memiliki tinggi lima kaki tapi hanya memiliki berat badan 20 kilogram saja.

Koleksi Lainnya
 












   Nah, dari sekian ratus koleksi milik Ye Olde Curiosity Shop benda-benda antik diataslah yang paling dominan istimewanya. Setelah membaca ini kira-kira agan berminat untuk pergi berkunjung ke Ye Olde Curiosity Shop? Kalau iya ane titip souvenir nya deh yaaaa!